السلام عليكم ورحمة الله وبركاته          Mau Kuliah Plus Menghafal Al-Qur'an? Ke PTIQ aja.
Home / Berita / WISUDA SARJANA DAN PASCASARJANA INSTITUT PTIQ JAKARTA 2021

WISUDA SARJANA DAN PASCASARJANA INSTITUT PTIQ JAKARTA 2021

WISUDA SARJANA DAN PASCASARJANA INSTITUT PTIQ JAKARTA 2021

Warta PTIQ – Sabtu, 12 Juni 2021, Institut PTIQ Jakarta kembali menggelar Wisuda sarjana dan pascasarjana. Wisuda yang bertempat di Jakarta Convention Center dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat dan hanya dihadiri oleh para wisudawan dan wisudawati serta para pimpinan Institut PTIQ Jakarta.

Dalam sambutannya, Rektor Institut PTIQ Jakarta, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA, menyampaikan bahwa tahun ini merupakan milad PTIQ ke 50 yang menjadi momentum tahun pencanangan perubahan Institut PTIQ Jakarta menjadi Universitas PTIQ Jakarta. Perubahan ini mutlak dilakukan karena proses pendidikan, pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berlangsung di PTIQ sudah tidak bisa lagi dibatasi oleh lingkup lokal maupun nasional, melainkan sudah harus universal.

“Universalitas Al-Qur’an idealnya diwadahi dengan universitas,” ungkap Pak Nasar.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan, satu hal yang sedang dipikirkan mendalam oleh PTIQ adalah bagaimana perubahan status tersebut mampu mempertahankan dengan kuat kekhasan PTIQ dari sisi tahizh, tahsin, dan pengkajian Al-Qur’an.

Hadir juga dalam Wisuda ini Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Al-Qur’an, Bapak Pontjo Sutowo. Ia, dalam sambutannya, menyampaikan bahwaAl-Qur’an dan al-Hadis telah memberikan petunjuk umum untuk menuntun jawaban terhadap persoalan-persoalan kehidupan manusia yang bila dikerucutkan dan diklasifikasikan terdiri dari tiga bagian atau tiga ranah. Yakni pertama ranah mental spiritual atau ranah tata nilai. Kedua, ranah tata kelola atau menata kelola hubungan-hubungan dalam bermasyarakat dan bernegara dan yang ketiga adalah ranah tata sejahtera, bagaimana mewujudkan kehidupan yang adil dan makmur.

Wisuda sarjana tahun ini mengundang Menteri Agama RI, Bapak Yaqut Cholil Qoumas untuk menyampaikan orasi ilmiah sesuai tema wisuda tahun ini, yaitu “Moderasi Beragama di Indonesia”. Dalam awal orasinya yang disampaikan secara virtual, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati baik S1, S2, maupun S3. Bapak menyebutkan hasil riset bahwa beberapa dekade terakhir terdapat distorsi dan deficit komitmen kebangsaan. “Sebagian distorsi itu justru didasarkan pada paham keagamaan yang dianutnya sehingga sebagian masyarakat memperhadapkan bahkan menegasikan ideologi kebangsaan atas dasar paham keagamaan,” ungkap Pak Yaqut.

“Padahal antara keagamaan di satu sisi dan kebangsaan di sisi yang lain dalam konteks keindonesiaan dapat dibedakan namun tidak dapat dipisahkan,” lanjut Yaqut.

Menurutnya, keduanya saling menguatkan bukan saling menafikan. Ini seperti dua sisi mata uang logam yang dapat dibedakan tetapi merupakan satu kesatuan utuh. Kecintaan terhadap ideologi Pancasila dan NKRI itu didasarkan atas keyakinan dan ajaran keagamaan yang dianutnya.

“Mencintai tanah air merupakan manifestasi keagamaan kita,” tegasnya.

Pak Yaqut menambahkan bahwa solusi dari permasalahan di atas ialah dengan moderasi beragama agar memperat antara semangat keagamaan dan komitmen berbangsa.

“Moderasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktek beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan dan membangun kemaslahatan umum yang berlandaskan prinsip keadilan, berimbang, dan mentaati konstitusi sebagai kesepakatan dalam berbangsa,” jelas Yaqut dalam orasinya.

Wisuda tahun ini diikuti oleh 434 Wisudawan dan Wisudawati dengan rincian sebagai berikut:

1. Program Studi Ahwal al-Syakhsiyyah : 40 orang

2. Program Studi Ekonomi Syariah : 13 orang

3. Program Studi Pendidikan Agama Islam : 100 orang

4. Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini : 48 orang

5. Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam : 22 orang

6. Program Studi Manajemen Dakwah : 23 orang

7. Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir S1: 34 orang

8. Program Studi Ilmu Al-Quran dan Tafsir S2 : 39 orang

9. Program Studi Manajemen Pendidikan Islam S2 : 78 orang

10. Program Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir S3 : 37 orang

Selamat dan Sukses

Semoga mendapatkan ilmu yang berkah dunia dan akhirat.

Video Prosesi Wisuda bisa tonton di sini:
https://youtu.be/EX20U6kaKjs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top