Home / Berita / Memperluas Jaringan Kerjasama, Institut PTIQ Laksanakan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta

Memperluas Jaringan Kerjasama, Institut PTIQ Laksanakan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta

Memperluas Jaringan Kerjasama, Institut PTIQ Laksanakan Kunjungan Kerja ke Yogyakarta

Warta PTIQ – Setelah memperoleh Akreditasi Institusi dengan peringkat B, Institut PTIQ Jakarta mengembangkan kerjasama dengan tiga perguruan tinggi Islam di Yogyakarta. Kerjasama ini merupakan komitmen Institut PTIQ untuk meningkatkan mutu dan proses belajar mengajar di lingkungan institut. Pelaksanaan kerjasama ini dilaksanakan saat kunjungan kerja yang diikuti oleh para pimpinan institut bersama para dosen dan karyawan ke Yogyakarta, 16-19 Januari 2019.

Tiga perguruan tinggi yang menjadi sasaran mitra kerjasama ialah Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Universitas Islam Indonesia (UII), dan Sekolah Tinggi Agama Islam Sunan Pandanaran (STAISPA) Yogyakarta. Menurut Kepala Biro Keuangan dan Administrasi Umum, Zaini, M.Pd.I, kerjasama yang dilakukan oleh Institut PTIQ Jakarta dengan ketiga perguruan tinggi di atas ialah mencakup kerjasama tridharma perguruan tinggi yaitu pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Penandangatan MoU di UIN Sunan Kalijaga dilakukan oleh Rektor Institut PTIQ Jakarta, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA dan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, BA., MA., Ph.D dan didampingin oleh masing-masing wakil rektor.

Dalam sambutannya, Pak Yudian selaku rektor UIN Sunan Kalijaga mengapresiasi kerjasama ini karena menurutnya dengan mengutip bunyi ayat Al-Qur’an “wal akhirotu khoirul laka minal ula” bahwa adanya kerjasama lebih baik daripada sebelumnya yang tidak ada. Sementara itu, Pak Nasar, mengharapkan dengan kerjasama ini bisa belajar banyak dari UIN Sunan Kalijaga tentang penataan kampus, pengelolaan perpustakaan serta memberikan akses untuk masuk ke dalamnya secara daring, dan juga belajar tentang epistemologi keilmuan.

 

Tidak jauh beda, penandatanganan MoU di UII juga dilakukan oleh Rektor Institut PTIQ Jakarta, Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, MA dan Rektor UII, Fathul Wahid, S.T., M.Sc., Ph.D.

 

Pak Fathul Wahid dalam sambutannya menegaskan bahwa UII merupakan universitas yang menggabungkan nilai keislaman dan kebangsaan. Menurutnya, UII berkembang karena keikhlasan para pendiri, doa dari banyak orang, dan ikhtiar dari para pengelola. “Karena itu, untuk mendapatkan dukungan doa salah satu caranya adalah dengan kerjasama,” tandasnya.

Inilah yang juga menjadi keinginan dari Institut PTIQ Jakarta untuk berkembang maka harus diadakan kerjasama yang notabene juga akan saling mendoakan.

 

Tidak kalah menariknya, sebelum penandantangan MoU antara Institut PTIQ Jakarta dan STAISPA, semua peserta kunjungan diajak untuk ziarah ke makam pendiri dari Pesantren Sunan Pandanaran, KH. Mufid Mas’ud. Tradisi ziarah ini dilakukan bagi siapa saja yang bertamu ke pesantren ini.

Selain melakukan perluasan kerjasama dengan ketiga perguran tinggi di atas, para peserta kunjungan juga diajak untuk tadabbur alam dengan mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Yogyakarta seperti Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Malioboro.

Top