Tidak Ingin Gaptek, Fakultas Ushuluddin PTIQ Adakan Studium Generale Tentang Pemanfaatan IT

Tidak Ingin Gaptek, Fakultas Ushuluddin PTIQ Adakan Studium Generale Tentang Pemanfaatan IT

Warta PTIQ – Untuk mengawali perkuliahan semester genap tahun akademik 2018/2019, Fakultas Ushuluddin menyelenggarakan studium generale pada hari Kamis, 24 januari 2019.

Acara yang diikuti oleh seluruh mahasiswa S1 program studi ilmu Al-Qur’an &  Tafsir, Fakultas Ushuluddin ini memenuhi ruang aula Institut PTIQ Jakarta.

Studium Generale kali ini mengangkat tema “Tantangan Revolusi Industri 4.0: Pemanfaatan IT dalam Penelitian Al-Qur’an dan Hadis” dengan menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. Ahmad Luthfi Fathullah, MA dan Amiril Ahmad, MA.

Pembukaan studium dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan sebagian ayat suci Al-Qur’an. Kemudian acara dilanjutkan pemaparan materi dari Pak Luthfi. Direktur al-Mughni Jakarta dan Pusat Kajian Hadis ini menyampaikan pentingnya digitalisasi al-Qur’an dan hadis. Hal ini karena kemajuan zaman yang menuntut referensi untuk belajar agama tidak hanya berbentuk offline tapi juga harus masuk pada pemanfaatan teknologi.

Sementara itu, Pak Amiril menjelaskan tentang fenomena perkembangan teknologi industri dari 1.0 sampai 4.0. Menurut dosen fakultas ushuluddin ini, walaupun masyarakat dunia sudah memanfaatkan industri 4.0 tapi kebanyakan perguruan tinggi Islam masih hidup dalam industri 3.0 karena masih banyak yang gaptek.

Karena itu, mahasiswa dan dosen harus melek teknologi untuk lebih memperluas jalan dakwah agar bisa sampai pada generasi-generasi milenial yang banyak berkecimpung dalam dunia teknologi.

Pelaksanaan studium juga disertai dengan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Ilmu al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin, Institut PTIQ Jakarta.

Kepengurusan baru yang diketuai oleh Abdullah Kafabihi -Mahasiswa IAT semester 6- ini dilantik langsung oleh dekan Fakultas ushuluddin, Andi Rahman, MA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *