Fakultas Ushuluddin PTIQ Jakarta Adakan Studium Generale

Fakultas Ushuluddin PTIQ Jakarta Adakan Studium Generale

Fakultas Ushuluddin, pada selasa (20/02) mengadakan Stadiun Generale. Bertempat di aula Institut PTIQ, acara itu dimulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan tiap awal semester. Pada kegiatan ini difokuskan untuk mengkaji apa saja yang terkait dengan dunia al-Qur’an dan tafsir.

Dekan fakultas ushuluddin,  Andi Rahman, MA. menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan tambahan yang difasilitasi oleh fakultas yang khusus mengkaji dan memahami permasalahan tafsir dan al-Qur’an namun tidak diajarkan di perkuliahan. “Kegiatan ini akan membahas apa-apa yang kita akan anggap penting dalam dunia tafsir dan al-Qur’an namun tidak diberikan di kelas”, jelas Pak Andi, begitu biasanya beliau dipanggil.

Kegiatan yang berlangsung hidmah itu membahas tentang hermeneutik. Yang dipercaya sebagai narasumber adalah Dr. Faris Pari, seorang ahli hermeneutik. Sedangkan yang berlaku sebagai pembanding adalah Ansor Bahari, MA., dosen di fakultas Ushuluddin.

Menurut Dr. Faris, tujuan Hermeneutik membahas tujuan membaca atau menafsirkan serta memahami teks. “Sedangkan tujuan membaca adalah memahami maksud pembicara atau pembuat teks serta memahami diri pembaca sendiri melalui teks atau yang sering disebut kontruksi,” tambahnya.

Pak Ansor, selaku pembanding, pada kegiatan yang diikuti oleh seluruh mahasiswa fakultas Ushuluddin itu menjelaskan tentang sejarah dan pengertian tentang hermeneutik.

Di akhir sesi, para peserta diberi kesempatan untuk bertanya atau berdiskusi. Acara berakhir pada pukul 11.30 WIB dan lanjutkan dengan pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa (HIMA) fakultas Ushuluddin periode 2017-2018.

(Cak Huda)