Sosialisasi Kuliah Khidmat Mahasiswa (KKM) Fakultas Dakwah dan Tarbiyah Berkolaborasi dengan Program Duta Inovasi Desa Kabupaten Bogor

Jakarta (18/06/2022) – Fakultas Dakwah dan Fakultas Tarbiyah bekerjasama dengan Litbang Kabupaten Bogor melakukan sosialisasi Program Kuliah Khidmat Mahasiswa (KKM) yang berkolaborasi dengan Program Duta Inovasi Desa Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Auditorium Institut PTIQ Jakarta pada 18 Juni 2022. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Dekan Fakultas Dakwah, Bapak H. Topikurohman, M.A., Dekan Fakultas Tarbiyah Bapak Dr. H. Baeti Rohman, M.A., Ketua LP2M Ibu Dr. Aas Siti Solichah, M.Pd., Analis IPTEK Madya Bapedda Litbang Kab. Bogor Ibu Popi Rismayanti, S.T., M.M., Analis IPTEK Muda Bappeda Kab. Bogor Ibu Shinta Nasution, S.Sos, M.Si., para dosen-dosen pembimbing KKM, serta para peserta KKM yang berjumlah kurang lebih berjumlah 200 orang.

Acara dimulai dengan pembacaan ayat Suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Dekan Fakultas Dakwah serta Ketua LP2M. Dalam sambutan tersebut, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak pemerintah Kabupaten Bogor yang telah bersedia menerima PTIQ melakukan KKM di Kabupaten Bogor. Karena rencananya KKM ini akan dilaksanakan di dua Kecamatan yaitu di Kecamatan Cisarua dan juga Kecamatan Megamendung. Selain itu beliau juga menyampaikan pesan kepada mahasiswa Institut PTIQ Jakarta agar senantiasa menjaga akhlak dan nama baik Institut PTIQ Jakarta. Bahwa tahun ini adalah tahun pertama di mana KKM melibatkan mahasiswi, sehingga beliau mewanti-wanti agar proses KKM dapat berjalan lancar tanpa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bersama.

Setelah sambutan yang dipaparkan oleh kedua dekan, kemudian perwakilan dari Litbang Kabupaten Bogor menyampaikan mekaisme dari Program Duta Inovasi Desa yang akan menjadi standar oprasional dan juga pelaporan dari KKM tahun ini. Pemaparan pertama disampaikan oleh ibu Popi Rismayanti, S.T., M.M. yang memaparkan mengenai gambaran umum wilayah Kecamatan Cisarua dan Kecamatan Megamendung. Dalam paparannya ia menyampaikan bahwa desa yang dituju dalam KKM kali ini memiliki nilai rata-rata angka harapan hidup serta kualitas pendidikan yang cukup tinggi. Artinya mahasiswa mungkin akan lebih mudah dalam menjalankan program KKMnya.

Selain ibu Popi, pemaparan juga disampaikan oleh Ibu Shinta Nasution, S.Sos, M.Si. Beliau menjelaskan secara rinci seperti apa prosedur pelaksanaan KKM yang disinergikan dengan program Duta Inovasi Desa. Dalam penuturannya sudah ada 3 universitas yang melakukan KKM dengan model seperti ini di Kab. Bogor, hanya saja rata-rata Inovasi yang lahir berfokus pada olahan-olahan pangan. Beliau mengharapkan inovasi sosial yang dilakukan oleh mahasiswa PTIQ mampu menjawab permasalahan-permasalahan sosial, baik itu di bidang pendidikan agama maupun terkait dengan dakwah. Dalam hal ini mahasiswa PTIQ diharapkan mampu melahirkan inovasi terkait dua hal tersebut. Di akhir Ibu Shinta juga menyampaikan bahwa hasil dari inovasi KKM ini akan diikut sertakan dalam lomba Inovasi desa.

Setelah pemaparan dari pihak Bappeda Litbang Kab. Bogor, acara dilanjutkan dengan acara tanya jawab, dan kemudian ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Bapak Dr. Ali Imron, S.Q., M.A.

Oleh: Kabag IT & Humas Institut PTIQ Jakarta
Muhamad Ibtissam Han, S.Sos., M.A.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may also like these