Pelantikan  DPM Dan BEM Periode 2017-2018 M

            Berita BEM- Institut PTIQ Jakarta melaksanakan kegiatan pelantikan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada tanggal 26 Oktober 2017. Kegiatan yang diselenggarakan pada kamis siang itu dihadiri oleh Wakil Rektor III (Dr. H. Ali Nurdin, MA), para mahasiswa Institut PTIQ Jakarta, Dema IIQ, dan organisasi serta undangan lainnya. Kegiatan  ini merupakan kegiatan yang sudah tidak asing lagi di lingkungan kampus manapun.

Pelantikan DPM dan BEM Institut PTIQ Jakarta ini dilaksanakan di aula kampus Institut PTIQ sendiri. Pelantikan ini merupakan jawaban dari banyaknya mahasiswa Insitut PTIQ yang menanyakan keberadaan kepengurusan BEM yang mana pada periode sebelumnya lebih dominan aktif di luar lingkungan kampus dibandingkan di dalam kampus. Akibatnya, beberapa program tidak terlaksana secara maksimal yang sebenarnya output kegiatannya untuk mahasiswa Insitut PTIQ Jakarta.

Kepengurusan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) periode 2017-2018 ini diketuai oleh Fikri Muanis Qolbi, Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Semester VII. Sedangkan kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dipimpin oleh Fauzi, Mahasiswa Fakultas Tarbiyah semester VII.

Dalam sambutannya, Fauzi, menekankan pentingnya mengadakan kegiatan yang beorientasi untuk pengembangan mahasiswa intra kampus. Hal ini karena periode sebelumnya belum banyak menyentuh ini.

“Jadi sebagian dari program kerja BEM sebelumnya banyak yang tidak terealisasi di dalam kampus sendiri,” kata Fauzi selaku presiden BEM yang baru dalam sambutan pasca pelantikannya (26/10).

Kepengurusan BEM untuk periode ini dilantik oleh Dr. H. Ali Nurdin, MA selaku wakil rektor III bidang kemahasiswaan. Beliau berpesan kepada seluruh pengurus BEM untuk senantiasa menjalankan program kerja satu tahun kedepan dengan maksimal. Untuk mengantisipasi tidakterlaksananya program kerja BEM seperti periode lalu, beliau menghimbau untuk tidak membuat program yang banyak tapi justru menjadi beban untuk pengurus sehingga program tersebut tidak terlaksana secara baik.

“Buatlah satu atau dua program unggulan dan jalankan program tersebut secara istiqomah dan mampu memberi manfaat untuk mahasiswa Institut PTIQ Jakarta,” ujar Pak Ali.

Kegiatan pelantikan BEM dan DPM ini berakhir pada pukul 15.20 WIB. Dengan dilantiknya pengurus ini tentu menjadi spirit awal untuk menjalankan program-program BEM dan DPM satu tahun ke depan, dengan tujuan mengharumkan nama baik Institut PTIQ Jakarta. (Radjib)